Shadow

Anda Wakil Rakyat Atau Jubir Gubernur ?

OpiniTerkini.com, -Akhir-akhir ini kita di paksa untuk beranggapan seperti menyepelekan oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kesehatan masyatakat ini, belum lagi hilang ingatan kita oleh tim gugus tugas pengelolaan provinsi Bengkulu berdalih salah input.

kini masyarakat provinsi Bengkulu di RSUD M. Yunus yang meminta biaya pasien isolasi di M. Yunus. Setelah informasi ini viral dan menjadi heboh, pihak RSUD M. Yunus mengklarifikasi, pihak RSUD M. Yunus beralasan ada kesalahan administrasi.

Menurut pandangan saya, ini tidak lebih dari alasan pembenaran, sedangkan kesalahan administrasi dapat mengubah jumlah biaya nya.

Pengakuan keluarga pasien awalnya 6,7 ​​jt, kemudian setelah di tunjukkan surat keterangan miskin di potong menjadi 4 jt an. Kemudian Persoalan administrasi seperti ini memang harus di polemikkan, karna jika tidak kedepan sangat berbahaya. Dampak yang sudah nyata adalah keluarga pasien sudah terhutang untuk menebus biaya.

Kemudian pak Dempo Xler sebagai anggota DPRD Provinsi berstatmen keras dimedia -media, sangat wajar, karena salah satu bentuk pembelaan bagi masyarakat di daerah pemilihannya., Ya menyuarakan apa yang menjadi keluh kesah yang dihasilkan masyarakat.

Jikalau anggota DPRD tidak menyetujui mayarakatnya, tidak menyuarakan perlawanan terhadap kezaliman penguasa kepada masyarakat, ya meminta berhenti saja menjadi anggota DPRD, tidak memberikan manfaat bagi masyarakat

Dengan ada yang menyuarakan begini, pihak RSUD M. Yunus jadi tergugah dana untuk pemulihan biaya di tagih kan ke pasien ditengah bencana wabah Covid 19.

Sangat positif berdampak nya kan ,.
Seharusnya pihak-pihak yang terkait, Direktur RSUD M. Yunus, Gubernur Bengkulu, berterima kasih kepada pihak yang mempersoalkan ini, karena dengan begini mereka dapat memperbolehkan dan melakukan pengawasan yang ketat untuk karyawan di RSUD M. Yunus, agar dapat dipertanggungjawabkan dan dilayani oleh layanan. .

Jangan kemudian sebaliknya membalikkan orang yang membuka masyarakat provinsi Bengkulu yang tak mampu, pak Syamsu Amanah misalnya, dia itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu atau Juru Bicara Gubernur dan pemerintah provinsi Bengkulu ya !?

“Anda Wakil ketua DPRD atau Jubir Gubernur,” tanya Yusliadi.

Seharusnya sebagai pimpinan di DPRD Provinsi Bengkulu dia tidak reaktif begitu. Kan jelas, Pak Dempo mengkritik Gubernur sebagai kepala pemerintahan, sebagai pimpinan birokrasi, harus lebih meyakinkan kepada pihak RSUD M. Yunus, itu kan rumah sakit kebanggaan Provinsi Bengkulu, ada target PAD yang di hasilkan, sebagai rumah sakit rujukan, jangan pernah coba-coba dilanjutkan. oleh pihak RSUD M. Yunus, karena dampaknya sangat fatal, karena akhir-akhir ini berita negatif tentang RSUD M. Yunus telah disetujui terjadi, ini nambah lagi …

Yusliardi. SP Mantan Ketua KAMMI Bengkulu dan Wakil Presiden UNIB

Artikel ini sudah tayang di mediaharapan.com dan beberapa media online lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *