Shadow

Jevi Gemawasbi : Dikemanakan Pohon Pohon Cemara Yang Ditebang

Direktur Gemawasbi Jevi Sartika Saat Berada di Kawasan Pantai Panjang
OpiniTerkini.com, – LSM Gemawasbi secara tegas menyoroti pengelolaan kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Pantai Panjang. Melalui surat yang ditujukan ke DPRD Kota Bengkulu, LSM Gemawasbi mengutarakan beberapa poin hasil investigasi yang diduga melanggar undang undang yang berlaku. Salah satunya adanya aktivitas penebangan pohon Cemara di kawasan tersebut.

Direktur LSM Gemawasbi Jevi Sartika menyoroti secara tegas aktivitas penebangan pohon yang ada di Kawasan Pantai Panjang. Menurutnya, selain ada undang undang yang mengatur terkait aturan penebangan pohon, juga dikemanakan kayu pohon yang di tebang tersebut.

“Kalau kita lihat dari nilai komersil pohon pohon Cemara tersebut mempunyai nilai yang lumayan cukup tinggi. Kemanakah itu kayu pohon pohon tersebut semua larinya,” tanya Jevi Sartika dengan nada tinggi, (10/7).

Dijelaskannya, Kayu pohon yang ada di kawasan pantai panjang tersebut diketahui pohon Cemara dan Pohon Pinus. Kayu kayu dari pohon tersebut ada nilai ekonomisnya yang diketahui nilai harga dari gelondongan kayu tersebut.

“Kami ketahui informasi bahwa kayu cemara atau Pinus gelondongan dengan memiliki panjang 5 meter dan diameter 10 cm memiliki nilai jual Rp. 550.000, panjang 10 meter dengan diameter 15 cm memiliki nilai jual Rp. 780.000, dan seterusnya,” ujar Jevi.

Disisi lain, hasil investigasi langsung di Kawasan TWA, Jevi menjelaskan bahwa dapat informasi pihak pengelolah kawasan TWA oleh PT NOOR Alif BENCOOLEN dipimpin oleh salah satu anggota DPRD Kota Bengkulu dan dibackup Informasinya oleh seorang jenderal.

“Kata pekerja yang ada di lokasi, yang punya wewenang mengelolah TWA ini adalah bapak Ariyono Gumay. Beliau anggota dewan Kota Bengkulu. Jadi, siapapun yang mau masuk ke lokasi TWA, harus izin dulu kepada beliau sebagai penguasa lokasi ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, LSM Gemawasbi secara resmi mengirim surat ke DPRD Kota Bengkulu pada hari Selasa (7/7) yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Bengkulu Cq Ketua Komisi 2, tembusan Ketua Fraksi di DPRD Kota Bengkulu dan Walikota Bengkulu. (Ross)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *