Shadow

Jadi Wabup Tidak Berbuat Untuk Tempat Asalnya, Ini Kata Pemuda IPUH

OpiniTerkini.com, – Miris, inilah gambaran yang cocok untuk Wakil Bupati Mukomuko Haidir. Lantaran, selama menjabat sebagai Wakil Bupati Mukomuko, Haidir dinilai tidak ada berbuat untuk tempat tinggalnya di Desa Retak Ilir Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Hal ini disampaikan tokoh pemuda IPUH, Riko Putra, Sabtu (18/7).

Pemuda IPUH Riko Putra, mengatakan keluhan keluhan masyarakat terhadap kurang nya perhatian pemerintah terhadap desa Retak ilir, merupakan suatu kegagalan dari Wakil Bupati Mukomuko Haidir. Diketahui Wakil Bupati Kabupaten Mukomuko Haidir merupakan putera daerah yang dilahirkan dan di besarkan di Desa Retak Ilir tersebut.

“Ini merupakan kegagalan nyata seorang wakil Bupati, ini Desa nya, tempat lahirnya. Harusnya beliau bisa berkoordinasi dengan Bupati dan bagian yang berwenang untuk membangun daerah nya. Beliau di nilai tidak dapat sedikitpun membangun desanya,” ucap Riko Putra merasa sangat kecewa.

“Jembatan penghubung antara Desa Retak Ilir Kecamatan IPUH dengan Desa Retak Mudik Kecamatan Sungai Rumbai terlihat rusak parah. Untuk apa jadi Wakil Bupati, kalau tidak bisa berbuat untuk tempat asalnya,” ujar Riko dengan tegas.a

Lebih lanjut, Riko sangat menyayangkan atas sikap cuek dan seperti tidak peduli Bupati dan Wabup Mukomuko terhadap sarana fasilitas umum dan infrastruktur di Kabupaten Mukomuko.

“Dimana peran nya sebagai Bupati dan Wakil Bupati, jika daerah nya sendiri di abaikan?? inilah yang dinamakan kegagalan nyata,” ujar Riko tegas.

Sementara itu, kritikan terhadap kinerja Wabup Mukomuko Hadir, juga disampaikan netizen di media sosial.

“Wkil bupati haidir ko bajanji Bae.. Taingek nian a pas nyalon’ dtng dekek baldes (Balai Desa) . Tulong pilek inyu.. bahwa inyu uhng etok ileh asli. Tertumpah darah n lain2..janji menah jembatan gantung. ( Wakil Bupati ini hanya berjanji saja, teringat dulu pas pencalonan datang ke balai desa, minta tolong masyarakat milih dia, bahwa dia orang asli Retak Ilir, Tertumpah darah dan lain lain. Berjanji akan membuat jembatan gantung)” tulis Akun yang tidak bisa disebut namanya tersebut.

Komentar pun juga datang dari postingan akun Facebook milik Arman Augusrahman Gusra,

“Sampai kapan jembatan dan jln retak ilir dibiarkan sperti ini..!? Apakah tdk ada perhatian dr pemda,apakah ada sistem anak kandung anak tiri dlm pembangunan desa di pemda.#bertanyatanya,” tulis Arman di beranda FB nya.

Untuk diketahui, Jembatan penghubung antara Desa Retak Ilir Kecamatan IPUH dengan Desa Retak Mudik Kecamatan Sungai Rumbai terlihat rusak parah. Jembatan sebagai akses masyarakat desa untuk keluar masuk desanya ini terlihat sangat tidak layak. Lantai jembatan yang terbuat dari kayu seadanya ini terlihat sudah dimakan usia dan banyak yang bolong. (Ross)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *